Saga final One Piece telah dimulai setelah berakhirnya arc Wano Country, membawa fokus pada karakter-karakter terpenting, yaitu Bajak Laut Topi Jerami. Namun, jelas terlihat bahwa Bajak Laut Topi Jerami belum lengkap. Berdasarkan pernyataan Eiichiro Oda dan tujuan awal Luffy, ada satu anggota terakhir Straw Hat yang perlu bergabung. Fans telah menantikan kemunculan anggota terakhir Straw Hat ini, dan arc Elbaf disebut-sebut akan menjadi penentu identitasnya. Meskipun banyak yang menduga Loki, Eiichiro Oda secara diam-diam memberikan petunjuk kuat bahwa seorang putri dari kerajaan tertentu, yaitu Princess Shuri, akan menjadi anggota terakhir Straw Hat.
Petunjuk mengenai calon anggota ke-10 kru Luffy ini diungkapkan dalam artikel asli dari Gamerant, yang menganalisis pola cerita Eiichiro Oda. Spekulasi mengenai anggota terakhir Straw Hat telah menjadi topik hangat di kalangan penggemar, terutama karena adanya pola yang konsisten dalam penambahan anggota kru.

Mengapa Dibutuhkan Satu Lagi Straw Hat?
Luffy Menginginkan Minimal 10 Bajak Laut di Bawahnya

Pertanyaan pertama yang harus dijawab adalah mengapa perlu ada satu anggota terakhir Straw Hat lagi. Secara teknis, tidak ada kebutuhan mendesak untuk tambahan anggota di saga final. Namun, Eiichiro Oda, sang pengarang, biasanya memiliki pola yang ia ikuti di setiap segmen cerita.
Alasan mengapa Bajak Laut Topi Jerami membutuhkan anggota tambahan di saga terakhir One Piece sebenarnya sudah ada sejak bab pertama cerita. Saat Luffy memulai perjalanannya, ia mulai menghitung berapa banyak orang yang ia inginkan di krunya, dan menurutnya, setidaknya 10 orang lagi adalah jumlah minimal yang ia cari. Ini berarti bisa ada lebih dari satu orang yang bergabung dengan Luffy di saga final, tetapi setidaknya harus ada satu lagi, karena Luffy menginginkan minimal 10 orang.
Eiichiro Oda juga telah menetapkan pola lain yang perlu diingat saat memikirkan anggota terakhir Straw Hat. Misalnya, Bajak Laut Blackbeard, yang akan menjadi lawan terakhir Bajak Laut Topi Jerami, memiliki 10 komandan di bawah komodor mereka, Blackbeard sendiri. Demikian pula, Bajak Laut Rambut Merah, yang dipimpin oleh Shanks, memiliki 10 Komandan atau Perwira di bawah Shanks. Jelas, untuk membentuk pertarungan yang seimbang, Bajak Laut Topi Jerami membutuhkan setidaknya satu anggota lagi, dan anggota ini akan bergabung di Arc Elbaf. Dengan mempertimbangkan semua hal, tidak perlu diragukan lagi bahwa Luffy akan mendapatkan satu anggota lagi untuk bergabung dengan kru, dan pilihannya cukup banyak.
Siapa yang Akan Bergabung sebagai Anggota Terakhir Bajak Laut Straw Hat?
Princess Shuri Bisa Menjadi Anggota Terakhir Bajak Laut Straw Hat

Selama bertahun-tahun, Eiichiro Oda telah mengisyaratkan banyak karakter untuk bergabung dengan Bajak Laut Topi Jerami setelah timeskip dan menjadi anggota terakhir Straw Hat. Misalnya, di arc Wano Country, Yamato pernah digadang menjadi anggota terakhir kru Straw Hat. Di arc Egghead, Eiichiro Oda mengisyaratkan Bonney sebagai anggota terakhir kru, namun sekarang jelas bahwa ide ini tidak akan terpenuhi.
Kemudian, di arc Elbaf, Eiichiro Oda memperkenalkan Loki kepada para penggemar, dan ia juga merupakan kandidat kuat untuk posisi anggota terakhir Straw Hat, terutama mengingat Luffy sendiri ingin melihat Loki bergabung dengan kru. Namun, ada juga dukungan yang semakin besar untuk Vivi agar kembali bergabung dengan Bajak Laut Topi Jerami. Vivi adalah mantan anggota kru yang saat ini tidak memiliki tempat tujuan. Fans tentu akan sangat senang jika Vivi kembali ke Topi Jerami, tetapi saat ini, keadaan tidak memungkinkan dia untuk bergabung kembali dengan Luffy dalam perjalanannya untuk mendapatkan One Piece.
Inilah sebabnya mengapa anggota berbeda harus bergabung di Elbaf, dan karakter ini telah ditetapkan oleh Eiichiro Oda sebagai Princess Shuri. Petunjuk tentang Princess Shuri One Piece sebagai calon anggota kru semakin menguat. Peran Princess Shuri ini akan menjadi sorotan utama dalam perkembangan cerita selanjutnya.
Mengapa Princess Shuri Akan Menjadi Anggota Terakhir Straw Hat?
Putri Utama Elbaf yang Tidak Memiliki Tempat Tujuan

Princess Shuri adalah mantan putri sebuah Kerajaan, kemungkinan dari West Blue. Dia diperkenalkan kepada para penggemar di arc Elbaf untuk pertama kalinya sebagai salah satu Naga Langit dengan nama Gunko. Sangat jelas bahwa Princess Shuri memiliki koneksi mendalam dengan Soul King Brook, seorang anggota Bajak Laut Topi Jerami. Koneksi ini sudah ada lebih dari 50 tahun, sebelum terbentuknya Bajak Laut Rumbar.
Ketika Brook pertama kali bergabung dengan petualangan Luffy, ia sempat menyebutkan bahwa ia pernah menjadi pemimpin konvoi pertempuran sebuah kerajaan di masa lalu. Inilah kerajaan tempat Princess Shuri berasal, dan ayahnya, raja negara tersebut, adalah dermawan Brook, mirip dengan peran Shanks untuk Luffy. Melalui satu atau lain cara, Princess Shuri membunuh ayahnya sendiri, yang membuatnya mendapat julukan “putri pembunuh ayah.” Tampaknya dia juga membuat kesepakatan dengan Pemerintah Dunia, dan Holy Knights terlibat dalam seluruh proses, yang semuanya berujung pada kepergian Princess Shuri ke Tanah Suci Marijoa.
Kebenaran di balik peristiwa ini tidak diketahui, tetapi Eiichiro Oda jelas menetapkan fakta bahwa Princess Shuri tidak memiliki ingatan sama sekali dan telah dicuci otaknya oleh Imu untuk mengasumsikan identitas Gunko, yang berasal dari keluarga Manmayer. Hal penting lainnya yang perlu diingat adalah bahwa Princess Shuri secara aktif membantu Brook dan Bajak Laut Topi Jerami di Arc Elbaf. Tanpa bantuannya, sebagian besar kru Topi Jerami mungkin sudah mati dan tidak akan memainkan peran apa pun di sisa arc.
Shuri tidak hanya menyelamatkan Brook tetapi juga membebaskan anggota Bajak Laut Topi Jerami yang tersisa. Pada titik ini, Eiichiro Oda telah dengan jelas menetapkan bahwa Princess Shuri adalah korban kendali pikiran Imu dan perlu diselamatkan. Kisahnya ini menunjukkan potensi besar Princess Shuri sebagai anggota terakhir Straw Hat.
Luffy dan Para Putri di One Piece
Di setiap arc One Piece, Luffy pada akhirnya menyelamatkan seorang putri. Misalnya, di Arc Arabasta, putri ini tidak lain adalah Vivi. Fans melihat Rebecca diselamatkan di Arc Dressrosa, dengan Momonosuke dan Hiyori yang mengambil peran serupa di Arc Wano Country, serta Bonney sebagai putri yang diselamatkan di Arc Egghead. Pola ini terus berulang dan memperkuat kemungkinan bergabungnya seorang putri.
Di Elbaf, putri ini tidak lain adalah Princess Shuri, yang sangat dekat dengan Brook. Harus juga diingat bahwa lebih dari 60 tahun telah berlalu sejak Imu mengambil kendali atas Shuri, dan karena itu, dia tidak memiliki tempat tujuan. Setelah Luffy dan Bajak Laut Topi Jerami menyelamatkan Shuri dan membebaskannya dari kendali Imu, satu-satunya tempat yang bisa dia tuju adalah Bajak Laut Topi Jerami. Princess Shuri harus berlayar bersama kru dan kemungkinan besar menjadi anggota terakhir Straw Hat.
GR Report: Subscribe dan Jangan Lewatkan Hal Penting
Pembaca dapat terus mengikuti perkembangan terbaru seputar One Piece dan berita terkini lainnya dengan berlangganan Flashwebmaster. Jangan lewatkan informasi penting mengenai saga final dan identitas anggota terakhir Straw Hat.
Loki Tidak Akan Bergabung dengan Kru
Pangeran Terkutuk Elbaf Perlu Melindungi Rumahnya

Penolakan terbesar terhadap bergabungnya Princess Shuri kemungkinan besar datang dari ide Loki bergabung dengan Bajak Laut Topi Jerami. Ide ini tentu memiliki beberapa masalah. Pertama, Loki terlalu besar untuk muat di kapal Sunny, dan akan lebih baik sebagai sekutu Bajak Laut Topi Jerami daripada rekan kru. Ukurannya menjadi hambatan praktis yang signifikan untuk peran sebagai anggota terakhir Straw Hat.
Selain itu, harus diingat bahwa Loki kini telah diampuni oleh Elbaf, yang berarti negara tersebut akan merasa malu untuk membiarkannya pergi tanpa membayar hutang yang mereka miliki kepadanya. Loki juga harus melindungi negaranya sendiri dari Imu dan Pemerintah Dunia, terutama setelah melihat apa yang terjadi baru-baru ini. Karena alasan ini, Loki harus tetap tinggal dan memerintah bersama Hajrudin, sementara Princess Shuri akan bergabung dengan Bajak Laut Topi Jerami. Ini memperkuat argumen bahwa Princess Shuri One Piece adalah pilihan yang lebih logis untuk menjadi anggota terakhir Straw Hat.
