Fable Reboot: Preview Pertama Terungkap, Inilah Detail Barunya

Antusiasme terhadap Fable reboot telah mencapai puncaknya setelah preview Fable pertama mengungkap detail menarik dari Playground Games. Studio yang terkenal dengan seri Forza Horizon ini dipercaya untuk menghidupkan kembali salah satu waralaba terbesar Xbox. Dari grafik yang memukau hingga sistem gameplay Fable yang inovatif, semua indikasi menunjukkan bahwa reboot ini memiliki potensi besar. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi sumber asli artikel ini di IGN.
Sejarah dan Perjalanan Franchise Fable

Sejak debutnya di awal tahun 2000-an, Fable selalu menawarkan pengalaman yang fantastis. Meskipun di masa-masa awalnya sempat mendapatkan sorotan karena janji-janji ambisius dari direktur Peter Molyneux mengenai pohon ek yang tumbuh, Lionhead Studios berhasil menghadirkan dongeng Inggris yang kaya dan bertekstur. Pemain dapat secara signifikan memengaruhi perubahan, seperti perbuatan baik yang memunculkan halo atau kejahatan yang menumbuhkan tanduk.
Formula ini disempurnakan dalam sekuel Fable di Xbox 360 dengan penambahan anjing setia sebagai teman perjalanan. Fable 3 kemudian memajukan garis waktu 500 tahun, mengubah tampilan dan nuansa Albion. Namun, Microsoft membuat kesalahan fatal dengan mengubahnya menjadi permainan multiplayer 4v1, yang menyebabkan penutupan studio dan membuat waralaba ini mati suri selama lebih dari satu dekade.
Playground Games, Pengembang Baru Fable

Setelah kesuksesan luar biasa dengan seri Forza Horizon, Playground Games merasa ingin memperluas tim. Proses pencarian proyek baru ini dengan cepat mengarahkan mereka kepada Fable. Tim di Playground, yang mengagumi seri ini, melihat Fable sebagai pilihan yang sangat cocok. Percakapan dengan pihak Xbox berjalan cepat karena adanya hubungan kerja yang baik dan keberhasilan seri Forza Horizon.
Keputusan untuk menyerahkan pengembangan Fable reboot kepada studio Inggris juga menjadi faktor penting. Hal ini menegaskan komitmen untuk menjaga esensi dan charm khas Inggris yang selalu menjadi bagian integral dari waralaba Fable. Playground Games diyakini memiliki kapasitas untuk membawa visi baru tanpa menghilangkan akar aslinya.
Campuran Fitur Lama dan Baru dalam Gameplay Fable
Kecintaan studio terhadap seri ini terlihat jelas dalam gameplay Fable yang telah ditunjukkan. Pemain akan menemukan kembali musuh seperti Hobbes dan Balverines, dapat menggunakan pedang, dan merapal mantra. Nuansa humor dan pesona Inggris tetap hadir, terlihat dari mantra ayam yang menghilang, mengembalikan target ke bentuk aslinya namun masih mengepakkan tangan dan berkokok, atau adanya baju zirah ayam. Pemain bahkan akan memulai permainan sebagai seorang anak kecil.
Salah satu aspek yang memenangkan hati penggemar adalah komitmen Playground terhadap fitur manajemen kota yang terintegrasi dalam area urban Fable. Pemain bisa membeli properti, bahkan seluruhnya jika memiliki cukup emas, dan menjadi tuan tanah yang dicintai atau dibenci. Selain itu, mereka juga bisa menjadi bos yang baik atau buruk jika membeli bisnis. Aspek romansa, menikah, memiliki anak, dan bercerai dengan penduduk kota juga turut hadir, melengkapi pengalaman gameplay Fable yang kaya. Pekerjaan seperti menjadi pandai besi juga bisa dilakukan.
Moralitas dan NPC Unik
Perubahan signifikan dalam Fable reboot terletak pada sistem moralitasnya. Tidak ada lagi pilihan hitam-putih yang menghasilkan halo atau tanduk di kepala karakter. Sebaliknya, setiap individu di kota akan membentuk opini mereka sendiri berdasarkan cara pemain memperlakukan mereka. Ini berarti pemain bisa menjadi “rich twat” di satu kota dan dianggap suci di kota lain.
Aspek yang sangat menyegarkan adalah tidak adanya konten yang dihasilkan secara prosedural atau tugas-tugas generik. Fulton menegaskan bahwa setiap NPC adalah karakter yang unik, dibuat dengan tangan, dan memiliki suara penuh. Pendekatan ini meningkatkan nilai interaksi dan membuat setiap pertemuan terasa lebih berarti, sebuah inovasi penting dalam gameplay Fable modern.
Miskonsepsi Cerita dan Lore Fable Reboot
Tujuan untuk membuat setiap cerita pahlawan unik meluas ke dunia Albion yang lebih besar. Trailer teaser tahun 2023 yang memperkenalkan Dave, raksasa, ternyata adalah sebuah kesalahpahaman. Dave sebenarnya adalah “tukang kebun egois di desa pedesaan” yang menemukan formula pertumbuhan ajaib. Pemain harus memutuskan cara menghadapinya: mengampuni dan mungkin mengembalikannya ke ukuran normal, atau membunuhnya, yang akan menyebabkan mayat raksasanya terhampar di atas bukit, memengaruhi harga rumah di sekitarnya.
Mengenai apakah Fable reboot ini adalah reboot sejati atau terhubung dengan versi asli Lionhead, Fulton memilih untuk menghindari jawaban langsung. Namun, ia menyatakan bahwa penting bagi mereka untuk menciptakan ruang guna menceritakan kisah yang mereka inginkan di Albion. Ini bukan sekuel dan tidak serta merta terhubung dengan garis waktu, peristiwa, atau karakter asli, tetapi mereka berbagi lore dan beberapa lore asli alam semesta Fable sangat penting untuk cerita mereka.
Kekhawatiran Utama dan Satu Penyesalan
Meskipun Fable reboot menjanjikan visual, humor, pilihan moral, dan pesona Inggris yang khas, ada satu kekhawatiran yang muncul: sistem pertarungan. Meskipun belum bisa dinilai secara langsung karena belum ada kesempatan untuk memainkannya, Playground Games belum pernah membuat game dengan sistem pertarungan sebelumnya. Walaupun fitur manajemen kota dan hubungan NPC sangat menarik, kualitas pertarungan melawan Balverines akan menjadi penentu penting.
Satu kekecewaan nyata lainnya adalah ketiadaan anjing sebagai pendamping berkaki empat. Setelah reveal besar yang tidak menampilkan anjing, Fulton mengakui bahwa keputusan untuk menghilangkan anjing itu diambil karena alasan pengembangan, dan banyak anggota tim yang belum memaafkannya. Anjing adalah fitur ikonik dari Fable 2, dan absennya dalam Fable reboot ini terasa sebagai kehilangan bagi beberapa penggemar.
Prospek Cerah untuk Fable Reboot
Secara keseluruhan, ada optimisme yang besar terhadap Fable reboot yang baru ini. Banyak yang merasa bahwa, terutama di tangan Playground Games, Fable memiliki potensi tertinggi untuk menjadi game berkualitas tinggi yang dapat bersaing untuk penghargaan Game of the Year. Ini bisa menjadi judul single-player seperti PlayStation Studios yang sangat dibutuhkan oleh portofolio game first-party Microsoft.
Meskipun tanggal rilis spesifik belum diumumkan, Playground berjanji bahwa game akan dapat dimainkan pada musim gugur ini. Ini berarti sebelum November, mengingat akan sangat tidak bijaksana untuk meluncurkan kembali waralaba ini setelah satu dekade pengembangan, tepat menjelang rilis Grand Theft Auto 6 yang akan datang. Harapannya, Fable reboot ini dapat memenuhi potensi setinggi langitnya.
Ryan McCaffrey adalah editor eksekutif preview IGN dan pembawa acara mingguan Xbox IGN, Podcast Unlocked, serta acara wawancara semi-pensiun mereka, IGN Unfiltered.
Video Terkait
Fable – Official Gameplay Teaser Trailer | Xbox Developer_Direct 2026
Fable – Official Teaser Trailer – Xbox Showcase 2023
Fable – Gameplay Overview | Xbox Developer_Direct 2026
